Disiarkan oleh Unsaam.ac.id – Artikel seputar soal olimpiade matematika kelas 3 bisa anda temukan disini. Soal olimpiade matematika kelas 3 menjadi tantangan tersendiri bagi siswa SD. Berbeda dengan soal harian, materi ini menguji logika dan kemampuan berpikir kritis sejak dini.
Artikel ini menyajikan 10 soal olimpiade matematika kelas 3 yang dirangkum dari berbagai sumber. Setiap soal dilengkapi pembahasan agar mudah dipahami.
1. Soal Bilangan dan Operasi Hitung
Contoh soal olimpiade matematika SD sering dimulai dengan operasi hitung campuran. Misalnya: 25 + 18 – 7 × 2 = ?
Jawabannya adalah 25 + 18 = 43, lalu 7 × 2 = 14, sehingga 43 – 14 = 29. Ingatlah untuk mendahulukan perkalian.
2. Soal Pola Bilangan
Latihan soal olimpiade kelas 1 juga bisa menjadi dasar untuk kelas 3. Pola bilangan sederhana seperti 2, 4, 6, 8, … memiliki aturan +2.
Untuk kelas 3, pola bisa lebih kompleks misalnya 3, 6, 12, 24, … yang dikalikan 2. Soal olimpiade matematika internasional sering menggunakan pola seperti ini.
3. Soal Geometri Dasar
Gambar soal mtk kelas 3 sering menampilkan bangun datar. Misalnya, hitung keliling persegi panjang dengan panjang 8 cm dan lebar 5 cm.
Rumus keliling adalah 2 × (p + l) = 2 × (8 + 5) = 26 cm. Soal olimpiade kombinatorik kelas 3 dan 4 juga sering mengaitkan geometri dengan logika.
4. Soal Logika dan Penalaran
Contoh: Ada 3 kotak berisi kelereng merah, biru, dan hijau. Jika jumlah kelereng merah 5, biru 3 lebih banyak dari merah, dan hijau 2 kurang dari biru, berapa totalnya?
Merah = 5, biru = 5 + 3 = 8, hijau = 8 – 2 = 6, total = 5 + 8 + 6 = 19. Soal anak kelas 8 juga bisa menjadi referensi karena konsep logika serupa.
5. Soal Pecahan Sederhana
Soal olimpiade math sering menguji pemahaman pecahan. Misalnya: Ibu memotong kue menjadi 8 bagian sama besar. Adik makan 3 bagian, berapa pecahan yang tersisa?
Sisa = 8/8 – 3/8 = 5/8. Soal olimpiade matematika SD kelas 2 biasanya lebih mudah, tapi untuk kelas 3 sudah mulai abstrak.

6. Soal Pengukuran Waktu
Gambar olaraga kelas 3 SD untuk soal bisa berupa jam dinding. Contoh: Pukul 07.30 ditambah 45 menit menjadi pukul berapa?
07.30 + 45 menit = 08.15. Soal olimpiade matematika SD kelas 1 biasanya hanya sampai penjumlahan jam utuh.
7. Soal Perbandingan
Perbandingan usia: Usia Andi 8 tahun, usia Budi 12 tahun. Berapa perbandingan usia mereka?
Perbandingan 8 : 12 disederhanakan menjadi 2 : 3. Soal olimpiade kombinatorik kelas 3 dan 4 juga sering menggunakan konsep perbandingan sederhana.
8. Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan
Contoh: Di perpustakaan ada 45 buku cerita dan 28 buku pelajaran. Berapa selisih buku cerita dan buku pelajaran?
Selisih = 45 – 28 = 17. Soal olimpiade matematika internasional sering menyajikan cerita dengan angka yang lebih besar.
9. Soal Kelipatan dan Faktor
Soal olimpiade math sering menanyakan kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Misalnya: KPK dari 4 dan 6 adalah 12.
Soal olimpiade matematika SD kelas 2 biasanya hanya sampai kelipatan sederhana, sedangkan kelas 3 sudah mulai menghitung KPK.
10. Soal Kombinasi Bangun Datar
Soal olimpiade kombinatorik kelas 3 dan 4 sering menggabungkan beberapa bangun. Contoh: Hitung luas gabungan persegi dan segitiga.
Persegi dengan sisi 4 cm memiliki luas 16 cm², segitiga dengan alas 4 cm dan tinggi 3 cm memiliki luas 6 cm², total 22 cm². Soal anak kelas 8 juga memiliki konsep gabungan yang lebih kompleks.
Kesimpulan
Soal olimpiade matematika kelas 3 melatih siswa berpikir analitis sejak dini. Latihan rutin akan meningkatkan kepercayaan diri menghadapi kompetisi.
Gunakan contoh soal olimpiade matematika SD di atas sebagai bahan belajar mandiri. Selamat berlatih untuk meraih prestasi terbaik di tahun 2026.
